SECERCAH HENING
Sabtu, 4 Januari 2025
Yoh 1 :35-42
” Apa yg kamu cari? ”
Tiap fajar mata berseri,
Tegap menyambut hari,
Melangkah dan mencari,
Pemenuhan yg tiada henti.
Hati tak puas berhenti,
Terus mencari tiada tepi,
Keindahan akan mengakhiri
Perjumpaan pada Sang Ilahi.
Proses perjuangan hidup manusia ternyata tak jauh dari sebuah “proses pencarian”. Apapun konteksnya pada porosnya akan berakhir pada titik pemberhentian jika yg dicari sudah ditemukan. Mencari kekayaan, mencari pasangan, mencari uang, mencari bahagia, mencari harta, dan lainnya. Semua pencairan pada akhirnya akan berhenti pada titik tertentu. Hanya pada titik mana pencarian itu akan berakhir, setiap orang berbeda. Perhentiannya tidak berdasar pada kemewahan, kekayaan semata tetapi pada kepenuhan jiwa. Hal yg demikian juga dialami oleh para murid seperti dikisahkan dalam Injil hari ini:
Ketika para murid mengikuti Yesus, Ia bertanya:”Apakah yg kamu cari? “. Rabi di manakah Engkau tinggal?. Jawab Yesus:” Marilah dan kamu akan melihatnya”.
Pencarian para murid berakhir pada perjumpaan dengan Yesus, melihat-Nya dan tinggal bersama. Buah dari pencarian itu mereka ungkapkan dengan :”aku telah melihat Mesias”. Dan yang terjadi setelah akhir pencarian itu, hidup para murid berubah total. Dari keseharian hidup sebagai nelayan, kini semua ditinggallkannya dan mereka total mengikuti Yesus. Totalitas perubahan itu bukan karena mereka telah mencapai apa yg telah mereka cita-citakan sebelumnya. Tetapi karena perjumpaan dan tinggal bersama Yesus mampu mengatasi tata nilai dari semua pencariannya. Inspirasi bagi kita, dimanakah titik pencarian hidup kita akan berakhir ? pada uang? harta? Pasangan? Relasi? Kekayaan? Kenyamanan? Jabatan? Ataukah kita akhiri pencarian kita pada kepenuhan akan Yesus yang telah kita lihat dan tinggal di dalamnya. Mari kita murnikan pencarian hidup kita, dan semoga kita berhenti pada hal hal yg membawa kita mengalami bahagia yg sejati. Yakni Allah yang merupakan kepenuhan sejati yg tak pernah ingkar janji. Berhentilah saat jiwamu damai karena di sentuh oleh keselamatan yg sejati. Janganlah hanya mencari kekayaaan manusiawi yg semu dan bisa menjauhkan kita dari kepenuhan hidup yg sejati.
Contemplating
Mari kita heningkan jiwa, raga,rasa, hati, budi dan hati untuk melihat kehadiran Allah dalam hidup kita.
Actuating
Pola hidup apa yg perlu kubiasakan dan kuubah untuk makin peka melihat dan menemukan Yesus dalam kehidupan setiap hari.
Reflecting
Semangat pembaharuan apa yg akan saya wujudkan mulai hari ini, agar pencarian kita dalam hidup setiap hari menjadi saat berjumpa dengan Yesus.
Praying
Allah Bapa yg maha kasih, berilah kami hati yg damai, budi yg jernih dan iman yg kuat, agar kami mampu melihat Engkau dalam segala sesuatu dan segala sesuatu dalam Engkau. Hingga sepanjang hidup kami layak menjadi rangkaian pencarian untuk menemukan Kristus Tuhan dan juru selamat kami. Amin.
Salam Veritas
Berkah Dalem
Sr. Albertine. OP





Recent Comments