SECERCAH HENING
Sabtu, 22 Februari 2025

Mat 16: 13-19

“Berbicara dengan Tuhan, dan Tentang Tuhan”

Resapi sejuknya nafas
Cecap hening ke atas
Tuas damai bagai kapas
Peluk kelembutan tak berbatas.

Gapai jejak angkasa
Tapaki langkah pertama
Ucap kata bermakna
Dari letupan buah doa.

Kata – kata kita lahir dari apa yg paling sering kita batinkan dalam hati. Kata kata kita juga lahir dari doa doa kita. Kata-kata kita tentang seseorang juga lahir sebagai resonansi hubungan baik kita. Jangan takut menjalin hubungan dengan seseorang yg terus menginspirasi kebaikan, maka engkaupun akan tervibrasi untuk bertransformasi menjadi baik. Hidup ini sangat baik dan penuh berkat bagi orang orang yg peka akan kebaikan. Seperti gaya hidup Santo Dominikus pendiri Ordo Pewarta atau Ordo Praedicatorum atau Order of Preacher (OP) yang hidup spiritualnya sangat mendalam karena memiliki hubungan yg mendalam pula dengan Tuhan. Hubungan yg diwarnai dialog batin yg terus menerus itulah membuat St. Dominikus senantiasa “berbicara dengan Tuhan dan tentang Tuhan”. Sehingga Ordo yang didirikannya memiliki motto “Contempari et Contempata Aliis Tradere” artinya berkontemplasi dan membagikan, Dia yang dikontemplasikannya. Artinya kehidupan St. Dominikus tak pernah lepas dari hubungan dengan Tuhan. Sehingga apapun yg keluar dari suara batinnya nyaris seiring dengan kehendak Tuhan.
Demikian pula Yesus dengan para murid khususnya Petrus.

Yesus bertanya kepada para murid tentang Diri-Nya: “Tetapi apa katamu siapakah Aku ini? Jawab simon Petrus: “Engkau adalah Mesias Anak Allah yang hidup”.

Jawaban Simon ini sangat tepat dengan apa yang dikehendaki Yesus. Karena sesuai dengan kehendak dan maksud Bapa. Jawaban Petrus yang singkat, padat, tepat ini, merupakan buah dari intensnya berdialog batin dengan Yesus sehingga apapun yg dibuat dan dikatakan Petrus tidak jauh dari yg dikehendaki Yesus dan Bapa-Nya. Kata -kata Petrus juga merupakan buah dari kontemplasi dan pengalamannya pribadi dengan Yesus sehingga dia sanggup omong tentang Yesus sangat tepat.
Siapakah Yesus bagiku? Sama halnya jawabannya seberapa dalam saya telah menjalin dialog batin, dialog iman dalam hubungan personalku dengan Yesus. Semoga pengakuan Petrus dan juga teladan St. Dominikus yg tekun berbicara dengan Tuhan dan tentang Tuhan menginspirasi kita untuk terus dekat dengan Yesus, sehingga sikap, perkataan dan pola hidup kita bisa mirip dengan Yesus dan Bapa-Nya. Kualitas kata-kata kita sesungguhnya gambaran yg tepat atas kualitas hubungan kita dengan Tuhan. Jika hubungan kita dengan Tuhan dekat, maka kosa kata kita akan lebih berenergi positif dan senantiasa mendekati buah buah Roh baik dan menginspirasi sesama. Sebaliknya jika hubungan kita dengan Tuhan tandus, bisa jadi kualitas kata kata kita kering, mudah menguap tanpa makna, tak berenergi dan menutup jalannya buah-buah Roh yg baik bertumbuh. Mari kita belajar dari St. Petrus dengan membagikan kata kata kita dari buah relasi kita dengan Tuhan dalam keheningan, hingga sebelum berbicara kita berpikir seperti inspirasi yg sering kita dengar : “before you speak think”
T : Is it true?
H : Is it helpful?
I : Is it inspiring?
N : Is it necessary?
K : Is it kind?
Kata kata yg dimaksud bukan hanya yg kita ucapkan tetapi juga yg kita batinkan sebagai doa dan harapan kita atau yg sering kita tulis dalam jejak virtual kita . Apakah yang kita batinkan dan katakan itu benar? itu membantu ? itu menginspirasi? itu penting? itu baik untuk diri sendiri, sesama dan alam semesta ?. Jika tidak lebih baik kita hening. Dan belajar dari aneka kesalahan di masa lalu dan memeluk keheningan utk mematangkan diri.Semoga apa yg kita batinkan dan katakan merupakan buah buah doa kita.

Contemplating
Marilah kita heningkan seluruh batin dan indera kita untuk belajar masuk menyelami ruang hening dalam jiwa untuk mendengarkan Allah.

Actuating
Pola hubungan apa yg perlu kuperdalam dengan Tuhan agar hidupku makin berkualitas.

Reflecting
Mari mensyukuri kemurahan Tuhan, karena kita masih diberi waktu untuk meningkatkan kualitas hidup seturut teladan St. Dominikus.

Praying
Semoga Allah Bapa memberkati kita. Semoga Allah Putera menyembuhkan kita, semoga Allah Roh Kudus menerangi kita dan memberi kepada kita mata untuk melihat, telinga untuk mendengar, tangan untuk melaksanakan karya Allah, kaki untuk berjalan, dan mulut untuk mewartakan sabda keselamatan, semoga malaikat perdamaian menjaga kita dan akhirnya berkat rahmat Tuhan, membawa kita ke kerajaan-Nya. Amin.

Salam Veritas
Berkah Dalem
Sr. Albertine. OP