Kongregasi Suster-suster Santo Dominikus Indonesia, memiliki program pembinaan berkelanjutan (on going formation) pada setiap tahap-tahap pembinaan. Kegiatan Bina Profesi Sementara yang diperuntukkan bagi para suster yang berkaul sementara, merupakan program rutin Kongregasi yang dilaksanakan tiga kali dalam satu tahun yang berguna sebagai bentuk penyegaran rohani dan dukungan bagi para suster yang mempersembahkan diri secara total kepada Allah, sebagai mempelai Kristus melalui penghayatan cita-cita dan karisma Pendiri.

Foto bersama usai Perayaan Ekaristi penutupan Bina Profesi Sementara

Formasio dalam masa profesi sementara merupakan masa inkorporasi ke dalam Kongregasi. Adapun tujuannya adalah menginternalisasikan kelima unsur hidup Dominikan, Spiritualitas Dominikan, karisma Pendiri, dan kerasulan sehingga para suster memiliki keseimbangan sebagai seorang pewarta (Konstitusi 2021 no.130)

Ibadat Pembuka

Kegiatan Bina Profesi sementara 2024 dilaksanakan pada tanggal 30 Agustus sampai 1 September di Omah Petroek dengan pendamping Sr.Fidelia,OP dan Sr.Rosiana,OP serta mengundang narasumber untuk mengisi materi sesi yaitu Rm. Y.B.Prasetyantha,MSF. Tema yang diangkat adalah “Berjalan Bersama Seturut Gerak Langkah Kongregasi” untuk dapat menyesuaikan atau menyelaraskan langkah bersama dimulai dari refleksi diri maka tema yang dirangkum oleh Romo dalam sesi adalah “Growth in Wholeness”. Materi yang diberikan bertujuan untuk menyadari pertumbuhan secara utuh dalam setiap pribadi para suster sehingga semakin selaras dengan gerak langkah Kongregasi. Menapaki perjalanan panggilan merupakan proses untuk bertumbuh seturut dengan kehendak Tuhan melalui Kongregasi terutama sebagai suster muda yang tentunya dihadapkan dengan tantangan namun Tuhan selalu menawarkan peluang untuk menuju keutuhan dan kekudusan.

Kegiatan Bina Profesi Sementara ditutup dengan kegiatan outing bersama di Bumi Langit Intitute, Banguntapan, Bantul. Tempat yang menjadi ruang hidup di mana siapapun dapat menyaksikan dan belajar tentang pentingnya keseimbangan hidup antara manusia dan alam. Para suster melakukan Tour Kebun bertujuan untuk melihat sekeliling Bumi Langit, mulai dari kebun hingga bangunan fungsional.

Para suster melakukan Tour kebun


“Merawat dan menjaga alam adalah tanggung jawab manusia sebagai makhluk berakal budi. Alam sudah memberi banyak, kita seharusnya bisa bersikap baik terhadap alam,” tutur Pak Iskandar (pendiri Bumi Langit Intitute). Konsep dan nuansa yang sangat mendukung Ekologi sesuai dengan seruan Paus Fransiskus dalam ensiklik Laudato si  yang mengajak umat manusia untuk peduli lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual. Kunjungan di Bumi Langit Institute ini meningkatkan kesadaran dan apresiasi para suster terhadap lingkungan serta mendorong untuk berkomitmen dalam pelestariannya.

Foto bersama di Bumi Langit Institute