Tanggal 12 Desember 2025 menjadi hari penuh rahmat dan sukacita bagi Kongregasi Suster-suster Santo Dominikus Indonesia dengan dilaksanakannya pemberkatan Gallery Oase Kasih. Perayaan ini menjadi momentum syukur atas perjalanan panjang kharisma pewartaan yang terus hidup dan berkembang dari generasi ke generasi.

Pemberkatan Gallery Oase Kasih dilaksanakan oleh Mgr.Antonius Bunjamin Subianto, didampingi oleh Vikaris Jenderal Keuskupan, Romo Wahyu,Pr. Dalam suasana doa yang khidmat dan penuh pengharapan, berkat Gereja meneguhkan makna kehadiran galeri ini sebagai ruang spiritual yang hidup.

Gallery Oase Kasih berakar pada sejarah Rumah Kasih, rumah pertama para suster Kongregasi Keluarga Kudus Yesus, Maria Yosef, Neerbosch. Di rumah sederhana inilah tumbuh spirit kharisma, panggilan, gaya hidup, serta semangat perutusan dan pewartaan. Rumah Kasih menampakkan ciri yang khas: kecil, sederhana, hangat, dan penuh kasih sayang. Dari kesederhanaan itulah api misi dinyalakan dan diwariskan.

Gallery yang kini diberkati ini diharapkan menjadi oase spiritual, bukan hanya bagi para suster, tetapi juga bagi siapa saja yang dipanggil menjadi pewarta. Ia menjadi ruang hening untuk mengenang, merenung, dan menimba inspirasi dari akar panggilan.

Gallery Oase Kasih menjadi wadah warisan kekayaan rohani para pewarta sepanjang sejarah, yang mengalir dari:

  1. Santo Dominikus, Sang Pewarta Ulung, bersama para pengikutnya yang menjadi orang-orang kudus dan setia mewartakan kebenaran.
  2. Dominikus van Zeeland, Sang Pewarta Visioner, yang melalui iman dan keberaniannya menumbuhkan karya misi.
  3. Para Suster Dominikanes Neerbosch yang bermisi ke Indonesia, menghadirkan wajah Gereja yang melayani dan mendidik dengan kasih.
  4. Perkembangan Kongregasi yang kemudian bertumbuh menjadi kongregasi mandiri, tetap setia pada akar kharisma sekaligus terbuka terhadap tuntutan zaman.

Gallery Oase Kasih bukanlah tempat menyimpan benda-benda kuno yang mati, dan bukan pula sekadar ruang pamer koleksi. Galeri ini hadir untuk mendokumentasikan perjalanan kharisma serta warisan nilai-nilai utama di balik setiap benda yang ada. Di dalamnya terpancar karya Roh Allah yang terus hidup dan berkarya, disambut dengan balasan kasih, visi, dan semangat misi para pewarta.

Memasuki Oase Kasih, setiap orang diharapkan dapat mereguk kembali spiritualitas pewarta:
Laudare – memuji Tuhan,
Benedicere – memberkati sesama,
Praedicare – mewartakan kebenaran.

Ruangan kecil yang penuh cahaya ini memikul cita-cita yang besar dan luhur. Ia menjadi simbol bahwa dari kesederhanaan dapat lahir karya yang berdampak luas bagi Gereja dan dunia.

Pada hari pemberkatan ini, doa dipanjatkan agar harapan, visi, dan cita-cita luhur yang melandasi berdirinya Gallery Oase Kasih sungguh terwujud. Semoga oase ini menjadi sumber inspirasi yang tak pernah kering, meneguhkan para suster serta setiap pengunjung untuk tetap setia menjadi pewarta kasih, kebenaran, dan harapan bagi dunia.