Perjalanan hari ketiga Sr.M.Felicia,OP
Kami mengawali hari ketiga dengan ibadat pagi dan misa bersama di Pertapaan Santo Dominikus dimana para suster dominikan pertapa tinggal. Suasana kontemplatif sangat terasa dengan irama lantunan mazmur yang agung. Ketika St Dominikus dan Beato Mannes masih hidup, mereka sering mengunjungi pertapaan para suster ini untuk memberi banyak dukungan rohani. Perjumpaan dengan para suster dominikan pertapa mengingatkan kami akan dimensi kontemplatif hidup Dominikan, untuk berdoa dan studi, merenungkan Sabda Tuhan setiap waktu, lebih dekat dengan Kristus, dan terus bertumbuh serta berbuah melalui Sabda Tuhan.
Setelah perjumpaan dengan para suster dominikan pertapa, kami mengikuti konferensi dengan Suster Ana Fransisca Vergara OP dari Colombia. Dalam konferensi, Sr Ana mengajak kami merenungakan tentang Studi Teologi dan Kontemplasi bagi pelayanan kita sebagai Pewarta Perempuan. Sebagai seorang pewarta perempuan, kita menjalani pelayanan apostolik kita dengan serius, dengan menyiapkan kehidupan spiritual kita sebaiknya dengan studi dan kontemplasi, menemukan Tuhan dalam segala situasi.

Sister Ana Fransisca Vergara OP dari Colombia bersama Sr.M.Felicia,OP
Studi meminta kita untuk masuk dalam keheningan, kerendahan hati, disipilin, membaca dan menulis. Namun di atas semuanya, studi kontemplatif mengingatkan kita untuk membangun kesadaran mendalam akan misi kita untuk mewartakan Kristus. Oleh karena itu, tinggal dalam Kristus dan mewartakan Kristus adalah passion dan kerinduan kita setiap saat.
Sore hingga malam hari, kami berziarah bersama ke Osma. Kami mengunjungi Katedral Osma tempat dulu St Dominikus tinggal sebagai imam kanon regular dan prior. Di dalam Katedral kami melihat Coro, tempat para kanon regular berdoa seperti para pertapa. Di sana juga St Dominikus menjalani kehidupannya di Katedral Osma. Mencintai doa, studi, keheningan, dan hidup berkomunitas dengan para kanon regular lainnya. Kehidupan Dominikus sebagai Kanon Regular di Osma ini menjadi pondasi pilar pilar hidup dominikan dalam Ordo Pengkhotbah.

Patung St Dominikus sebagai Prior Kanon Regular di Katedral Osma

Coro, tempat berdoa para kanon regular di Katedral Osma

Pertapaan Suster Dominikan di Caleruega
” Belonging to the Order of Preachers makes us be in tune with the pillars which, from the beginning, guided its being and its endeavours: life together, prayer, study for preaching. These traits are what make us Dominicans.”





Recent Comments