SECERCAH HENING
Minggu, 3 Agustus 2025
Luk 12: 13-21
*”Cintailah Jiwamu”*
Menunduk di lorong sunyi
Menepi tuk kenali diri
Belajar tuk mengasihi
Bekal tuk jiwa yg suci
Merenungkan pesan Injil hari ini, teringat akan pesan wasiat terakhir dari St. Dominikus pendiri Ordo Pewarta dimana tujuan ordo yg didirikan adalah pewartaan untuk keselamatan jiwa. Terutama jiwanya sendiri dan jiwa sesamanya. Pesan wasiat terakhir bagi para pengikuinya sebelum wafat ada 3 hal :
1. Peliharalah cinta kasih.
2. Pertahankan kerendahan hati.
3. Hendaklah kalian kaya oleh kemiskinan yg kita pilih dengan sukarela.
Tiga keutamaan di atas sangatlah kontras dengan orang bodoh yg disampaikan oleh Yesus dalam perumpamaan dan pengajaran keselamatan. Seperti dalam cuplikan Sabda berikut:
“Berjaga jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaan itu “.
Dari sabda ini Yesus hendak meningatkan pada kita, bahwa pada satu titik tertentu kita mesti sadar bahwa yg akan menyelamatkan kita bukan pada harta, kekayaan,kekuasaan,kesuksesan,tetapi sejauhmana kita telah merawat dan mencintai kehidupan kita, melalui kasih pada jiwa kita dalam hubungan dengan Allah dan sifat-sifat-Nya. Meski kita sadar bahwa keselamatan kita pada intinya adalah pekerjaan Allah semata namun tanpa keterbukaan kita untuk menanggapi dan menyiapkannya maka keselamatan akan jauh menjangkau jiwa yg hampa. Vitamin jiwa sangat dibutuhkan agar mampu bertahan di tengah kerasnya kehidupan yakni dengan memberikan oase keteduhan, keheningan, kedamaian,pengampunan dan hidup mengembangkan sifat – sifat Allah dengan terus berkontribusi untuk kebaikan dalam hidup bagi sesama. St. Dominikus yg tekun mewartakan Injil agar kita selamat memberikan 3 cara agar hidup kita makin bahagia dan selamat dengan membangun keutamaan: Sudahkan kita memelihara cinta kasih ? Mempertahankan kerendahan hati sebagai gaya hidup ? Dan menghayati kemiskinan dihadapan Allah agar kita kaya oleh kemurahan dan berkat Tuhan.
*Contempating*
Marilah kita satukan jiwa, raga, rasa dalam keheningan,rasakan dan kenali Allah yg menjamah dan menguasai jiwa kita.
*Actuating*
Pola hidup apa yg perlu kubiasakan agar makin peka menata kehidupan jiwa kita dengan mengembangkan sifat-sifat baik dalam hidup.
*Reflecting*
Apakah pengalaman demi pengalaman telah mengajariku makin matang dan berkembang dalam kebaikan.
*Praying*
Allah Bapa, ajariah kami memilika hati yg peka agar makin terbuka untuk merawat dan mencintai jiwa kami melalui setiap kebaikan yang mengarahkan hidup kami makin dekat kepada-Mu, demi keselamatan kami dalam Kristus Tuhan kami Amin.
Salve
Salam Veritas
Sr. Albertine. OP





Recent Comments